Review Teenage Mutant Ninja Turtles: Splintered Fate: Roguelike yang Sempurna?
Siapa yang tidak kenal dengan empat bersaudara kura-kura ninja? Leonardo, Michelangelo, Donatello, dan Raphael kembali beraksi dalam judul terbaru mereka, Teenage Mutant Ninja Turtles: Splintered Fate. Setelah sukses besar di Apple Arcade, game ini akhirnya merambah platform lain seperti Nintendo Switch dan PC, membawa angin segar bagi para penggemar genre action-roguelike.
Apakah game ini mampu menandingi kesuksesan Hades atau sekadar menjual nama besar franchise TMNT? Mari kita bedah lebih dalam di Gamerank.id.
Plot: Penyelamatan Splinter yang Penuh Misteri
Cerita dimulai dengan hilangnya Master Splinter secara misterius melalui sebuah portal dimensi. Foot Clan kembali berulah, dan New York City berada dalam kekacauan akibat munculnya “rifts” atau retakan dimensi. Keempat kura-kura harus menjelajahi berbagai realitas untuk menemukan ayah angkat mereka sekaligus mengungkap dalang di balik semua ini.
Meskipun narasi dalam game roguelike biasanya hanya menjadi latar belakang, Splintered Fate berhasil memberikan dialog-dialog khas TMNT yang jenaka dan penuh kepribadian, membuat pemain tetap merasa terhubung dengan karakternya.
Gameplay: Sentuhan ‘Hades’ dalam Dunia TMNT
Jika Anda pernah memainkan Hades, Anda akan merasa sangat familiar dengan struktur permainan di sini. Setiap “run” dimulai dari markas (Lair), di mana Anda memilih salah satu dari empat kura-kura yang memiliki gaya bertarung berbeda:
-
Leonardo: Seimbang dengan fokus pada area serangan luas.
-
Michelangelo: Cepat dengan serangan berantai (combo) yang tinggi.
-
Donatello: Jarak serang jauh dan memiliki pertahanan kuat.
-
Raphael: Spesialis critical damage dan serangan jarak dekat yang mematikan.
Selama penjelajahan, Anda akan mendapatkan berbagai buff berupa kekuatan elemen (api, air, listrik, dll.) yang diberikan oleh karakter pendukung seperti April O’Neil, Casey Jones, atau bahkan Metalhead. Kombinasi power-ups inilah yang membuat setiap sesi permainan terasa segar.
Mekanik Roguelike yang Adiktif
Setiap kali Anda mati, Anda akan kembali ke Lair. Namun, jangan berkecil hati. Anda dapat menggunakan mata uang yang dikumpulkan selama run untuk meningkatkan atribut permanen (permanen upgrades), seperti HP maksimal, damage, hingga peluang critical hit. Ini memberikan rasa progres yang memuaskan bagi pemain.
Visual dan Performa: Warna-Warni New York
Secara visual, Teenage Mutant Ninja Turtles: Splintered Fate mengadopsi gaya seni komik modern yang tajam. Efek partikel saat mengeluarkan jurus spesial terlihat sangat memanjakan mata tanpa mengganggu visibilitas permainan. Di konsol seperti Nintendo Switch, game ini berjalan cukup stabil, meski ada sedikit penurunan frame rate saat layar dipenuhi oleh banyak musuh dan efek ledakan.
Audio dalam game ini juga patut diacungi jempol. Musik latarnya memacu adrenalin, dan pengisian suara (voice acting) untuk setiap karakter terasa sangat pas dengan kepribadian mereka di versi komik maupun serial animasi.
Fitur Co-op: Lebih Seru Bersama Teman
Salah satu nilai jual utama dari Splintered Fate adalah fitur multiplayer. Game ini mendukung local maupun online co-op hingga empat pemain. Bermain bersama teman meningkatkan strategi secara signifikan; misalnya, Donatello bisa menahan musuh sementara Raphael memberikan serangan mematikan dari belakang. Sinergi antar pemain inilah yang membuat Splintered Fate menonjol dibandingkan game roguelike single-player lainnya.
Kekurangan yang Perlu Diperhatikan
Tidak ada game yang sempurna. Beberapa poin yang mungkin terasa kurang bagi sebagian pemain adalah:
-
Variasi Bos: Meskipun bos utama sangat ikonik, jumlah variasi bos menengah (mini-boss) terasa sedikit repetitif setelah beberapa kali run.
-
Kemiripan Mekanik: Bagi veteran genre roguelike, game ini mungkin terasa “terlalu mirip” dengan mekanisme Hades, sehingga kurang memberikan inovasi yang benar-benar radikal dalam hal sistem permainan.
Kesimpulan: Apakah Layak Dimainkan?
Teenage Mutant Ninja Turtles: Splintered Fate adalah surat cinta bagi para penggemar TMNT sekaligus entri yang solid di genre action-roguelike. Dengan kontrol yang responsif, sistem progres yang adiktif, dan fitur co-op yang seru, game ini sangat layak masuk dalam daftar koleksi Anda tahun ini.
Bagi Anda yang mencari tantangan sekaligus nostalgia masa kecil, game ini memberikan paket lengkap yang menyenangkan.
Kelebihan:
-
Kontrol sangat responsif dan memuaskan.
-
Setiap kura-kura memiliki gaya bermain yang unik.
-
Dukungan co-op hingga 4 pemain.
-
Sistem progres yang adil dan memotivasi.
Kekurangan:
-
Variasi musuh bisa terasa repetitif di late-game.
-
Inovasi genre yang minimal dibandingkan kompetitor utama.
Gamerank.id Score: 8.5/10
Apakah Anda tertarik untuk mencoba tantangan di Splintered Fate, atau punya tim kura-kura ninja favorit sendiri? Tulis pendapat Anda di kolom komentar di bawah!







Tinggalkan Balasan